Senin, 25 Februari 2013

Khasiat Basmalah



Apa Khasiat Basmalah (Bismillahirrohmanirrohim)?
1.    Dapat menghilangkan kesulitan
Cara mengamalkannya, Basmalah ini dibaca setiap akan menghadapi sesuatu yang menyulitkan. Insya Allah, Apapun yang dirasa sulit itu akan menjadi mudah baginya.

2.    Dapat Mendatangkan Segala Macam Hajat
Cara mengamalkannya, Basmalah ini dibaca sebanyak 13000 kali sesudah sholat Hajat 2 raka’at, dan setiap kali mendapat 1000 kali bacaan, bacalah do’a sholawat Nabi. Setelah itu berdoalah kepada Allah, agar hajatnya dikabulkan. Insya Allah dengan usaha yang demikian ini, apapun hajatnya akan lekas terkabul.

3.    Dapat Menundukkan Orang Zalim
Cara mengamalkannya,bacalah Basmalah ini sebanyak mungkin ketika akan pergi menghadap orang zalim yang dimaksud. Insya Allah orang itu tidak akan menzalimi dan bahkan berubah menjadi menaruh rasa simpati.

4.    Dapat Keselamatan Dalam Peperangan
Cara mengamalkannya, Tulislah Basmalah dengan huruf Arab sebanyak 190 kali pada kain atau kertas yang putih, lalu tulisan tersebut dibawa ke medan tempur. Insya Allah dalam pertempuran itu akan terhindar dari sambaran senjata atau sasaran peluru dari musuh.



5.    Dapat menyembuhkan segala macam penyakit
Cara mengamalkannya, bacalah Basmalah 100 kali pada bagian yang terasa sakit. Insya Allah lekas sembuh. Tetapi anda janganlah lupa usaha lahir, yakni berobat ke dokter.

6.    Dapat melariskan barang dagangan
Cara mengamalkannya, bacalah Basmalah 900 kali pada tiap hari selama 7 hari berturut turut. Ketika akan membacanya harus berniat agar barang dagangannya itu akan laris terjual. Insya Allah setelah masa 7 hari sudah selesai, barang dagangannya akan laris terjual.

7.    Dapat mendatangkan ikan dari segala penjuru
Cara mengamalkannya, tulislah Basmalah pada lempengan timah-timah budheng timah hitam), kemudian taruhlah lempengan tersebut pada alat penangkap ikan, seperti jala atau pukat yang telah dipasang. Insya Allah, ikan-ikan akan berdatangan dari segala penjuru seakan-akan kena gendam. Dan untuk khasiat yang ketujuh ini sangatlah berguna bagi para nelayan/penangkap ikan disungai atau dilaut nan luas.

8.    Dapat menyuburkan tanah tandus
Cara mengamalkannya, tulislah Basmalah sebanyak 90 kali pada kertas atau kain yang putih, lalu dilipat untuk dimasukan kedalam botol agar tidak cepat rusak. Setelah itu dipendam dalam tanah yang sekiranya jauh dari injakan kaki disekitar tanah atau sawah yang dimaksud. Insya Allah, tanah yang semula tandus akan menjadi subur.


9.    Dapat menjauhkan kebencian orang lain
Cara mengamalkannya, tulislah Basmalah ini pada kain atau kertas yang putih. Menulisnya pada awal bulan muharram sebanyak 99 kali, lalu dilipat untuk dibawa kemana saja . Insya Allah, semua orang yang melihatnya akan merasa senang, sehingga jauh dari kebencian mereka.

10.  Dapat membangkitkan rasa cinta
Cara mengamalkannya, Bacalah Basmalah ini sebanyak 333 kali pada sebuah gelas yang diisi air , kemudian airnya diminumkan pada orang yang dimaksud. Insya Allah , Orang yang tadinya benci bisa berubah menjadi rasa cinta. Dan untuk khasiat yang ke 10 ini sangatlah cocok untuk pasangan suami istri yang kurang harmonis.

Contoh surat lamaran pekerjaan



Berikut contoh  dari  surat  lamaran  pekerjaan

Kendari, 22 Februari 2013
Nomor            :
Lampiran       : Delapan lembar
Hal                  : Permohonan menjadi karyawan

Yth.Kepala personalia
Cv Bakti Persada
Jalan Sudirman 18
Kendari

Dengan hormat.
Berdasarkan iklan lowongan pekerjaan yang dimuat di harian Warta Kota tanggal 17 februari 2013, CV Bakti Persada membutuhkan karyawan dalam bidang administrasi. Sesuai dengan bidang pekerjaan tersebut, dengan ini saya,

nama                                  : Beby Silvana
tempat, tanggal lahir            : Kendari,1 juli 1987
pendidikan                          :S1 Pendidikan
alamat                                                : Jalan Ahmad Yani 208, Kendari

mengajukan permohonan untuk menjadi karyawan bidang administrasi. Adapun kualifikasi yang saya miliki sesuai dengan syarat-syarat yang telah ditentukan.
Sebagai bahan pertimbangan, bersama ini saya lampirkan berkas-berkas sebagai berikut:

1.    Fotokopi ijazah;
2.    Fotokopi sertifikat kursus computer;
3.    Fotokopi kartu tanda penduduk;
4.    Surat keterangan pengalaman kerja;
5.    Fotokopi ukuran 3x4 dua lembar;
6.    Daftar riwayat hidup;

Demikian surat lamaran pekerjaan ini saya ajukan. Atas perhatian Bapak/Ibu, Saya mengucapkan terima kasih.


Hormat saya,




Beby Silvana

Rabu, 20 Februari 2013

ICT dalam pembelajaran



Ict.
Soal:
1.       Seberapa pentingkah media pembelajaran dibutuhkan dalam proses pembelajaran ?
2.       Media seperti  apakah yang paling ideal digunakan dalam pembelajaran ?
3.       Media apa yang dibutuhkan agar pembelajaran yang dilakukan siswa dapat berlangsung tanpa dibatasi ruang dan waktu.?

Jawab :
1.       Sangat penting,
hal ini disebabkan karena perkembangan zaman yang sangat pesat. Yang juga berdampak kepada dunia pendidikan. Mau tidak mau pendidik (guru), dan pelajar (siswa) harus dapat menyesuaikan diri dalam perkembangan zaman tersebut. Media pembelajaran  menjadi jembatan bagi guru untuk memberikan pengalaman pada siswa dalam proses pembelajaran yang tujuannya memudahkan siswa dalam menangkap  pelajaran.

Berikut pemaparannya:
            Kemajuan teknologi dan informasi merupakan sebuah kenyataan perkembangan peradaban dunia yang memberikan banyak akses bagi terjadinya perubahan pola kehidupan masyarakat dalam berbagai bidang. Kondisi tersebut, turut pula menjadi pemicu bagi upaya-upaya perubahan dalam sistem pembelajaran atau pendidikan. Yakni upaya untuk melepaskan dunia pendidikan dari kungkungan model pembelajaran konvensional yang cenderung memaksa anak didik untuk mengikuti pembelajaran yang semakin hari semakin tidak menarik dan membosankan. 
Menurut  Paulo Fraire, sekolah tidak lebih merupakan bangunan tembok penjara yang menjerat penghuninya (para siswa) untuk senantiasa mengikuti dan menerima dengan patuh semua ajaran yang terdapat di dalamnya.
            Senada dengan maksud Freire, Neil Postman, seorang filosof dan pakar pendidikan, mencemaskan pola kehidupan lembaga-lembaga pendidikan yang dianggapnya semakin teralienasi dari kultur dan kemajuan masyarakat yang kian dinamis, sehingga ia sampai kepada taraf asumtif bahwa nilai-nilai pendidikan sekarang telah mengalami kematian (stagnan).

            Oleh karenanya, dunia pendidikan senantiasa dituntut untuk terus-menerus mengikuti alur perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang kian berkembang pesat, karena pendidikan yang tetap berkutat pada instruksional kurikulum yang kaku hanya akan menjadikan peserta didik gagap terhadap realita kemajuan teknologi yang semakin tak terbendung.
            Dengan pemanfaatan teknologi di dalam dunia pendidikan, diharapkan akan mampu menggeser sifat pendidikan yang cenderung introvet (tertutup) menjadi ekstrovet (terbuka) dan lebih proaktif, sehingga akan semakin memberdayakan proses belajar mengajar menjadi lebih kreatif dan kompetitif.
Sudjana, dkk. (2002:2) menyatakan tentang tujuan pemanfaatan media adalah:
(1) Pengajaran akan lebih menarik perhatian siswa sehingga dapat menimbulkan motivasi,
(2)   Bahan pelajaran akan lebih jelas maknanya sehingga dapat lebih dipahami,
(3)   Metode mengajar akan lebih bervariasi, dan
  (4)   Siswa akan lebih banyak melakukan kegiatan belajar.
                         Jadi dapat disimpulkan bahwa tujuan penggunaan media adalah (1) efektivitas dan efisiensi dalam kegiatan belajar mengajar, (2) meningkatkan motivasi belajar siswa, (3) variasi metode pembelajaran, dan (4) peningkatan aktivasi siswa dalam kegiatan  belajar mengajar.

Senin,18 februari 2013
Pukul : 08 .00


2.       Media yang ideal digunakan dalam pembelajaran itu sendiri adalah sebaiknya guru disini harus dapat melihat. Bahwa media yang digunakan dalam proses pembelajaran harus sesuai dengan mata pelajarannya itu sendiri, melihat kelas berapa siswa yang akan belajar menggunakan media tersebut. Semakin sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pembelajaran maka media tersebut disebut ideal bagi proses pembelajaran.

Berikut pemaparannya:
            Prof Ely [1982], menyatakan bahwa untuk memilih media seyogyanya tidak terlepas dari konteksnya, dalam arti media sebagai komponen sistem instruksional secara keseluruhan. Maka menurutnya, meskipun tujuan dan isinya su dah diketahui, tetapi faktor lain dalam proses pembelajaran perlu dipertimbangkan, agar proses pembelajaran dapat mencapai tujuan dengan baik, seperti :
a] karakteristik pembelajar
b] strategi belajar mengajar
c] organisasi kelompok belajar
d] alokasi waktu
e] sumber belajar
f] prosedur penilaian perlu dipertimbangkan.
            Memilih dan Menggunakan Media pembelajaran Setiap pengajar tidak cukup hanya memiliki pengetahuan tentang kemediaan saja, tetapi harus memiliki keterampilan untuk memilih dan menggunakan media dengan baik dalam suatu proses pembelajaran dan sesuai dengan kriteria-kriteria tertentu. Maka, kriteria-kriteria pemilihan tersebut antara lain, sebagai berikut :


1]   Tujuan pengajaran
2]   Bahan pelajaran
3]   Metode mengajar
4] Tersedianya alat yang dibu-tuhkan
5]   Jalannya pelajaran
6]   Penilaian hasil belajar
7]   Pribadi pengajar
8] Minat dan kemampuan pem-belajar
9]  Situasi pengajaran yang sedang berlangsung

            Dick dan Carey [1978], me-nyebutkan bahwa di samping kese-suaian dengan tujuan pembelajaran, masih ada faktor lain yang perlu dipertimbangkan dalam memilih media, yaitu : Pertama, tersedia sumber setempat, artinya apabila media tersebut tidak tersedia, maka harus dibeli atau dibuat sendiri. Kedua, apakah tersedianya dana, tenaga, dan fasilitas Ketiga, kepraktisan dan ketahanan media untuk jangka waktu yang lama, artinya dapat digunakan dalam kondisi apapun dan waktu kapanpun, serta mudah dibawa ke mana-mana sesuai dengan keperluan. Keempat, adalah faktor efektivitas dan efesiensi biaya, apabila dimanfaatkan untuk jangka waktu yang relatif lama.
            Dari keterangan di atas, terlihat bahwa antara media pembelajaran dengan faktor-faktor pengajaran lainnya sangat erat hubungannya dan interdependensi antara satu faktor dengan faktor yang lainnya dalam proses pembelajaran. Artinya, masing-masing komponen tersebut tidak terpisah, tapi menyatu satu dengan yang lain. Tetapi selain hal-hal tersebut di atas, ada juga komponen lain yang perlu dan harus diperhatikan pada saat memilih dan menggunakan media, yaitu :
1] Daya jangkauan, terhadap pengajaran individual, pengajaran kelompok, dan pengajaran masal.
2] Keluwesan pakai, yaitu kapan media tersebut akan digunakan, di mana akan digunakan dan audiennya siapa.
3] Ketergantungan, artinya media yang digunakan juga tergantung pada sarana dan fasilitas yang lain.
4] Kendali, siapa yang akan mengendalikan media tersebut?
5] Atribut, artinya kualitas hasil media yang digunakan dalam proses belajar?
6] Biaya, artinya media yang digunakan mahal atau murah dan juga daya tahannya?

Senin,18 februari 2013
Pukul : 11.00
3.       Agar pembelajaran dapat berjalan secara efektif dan efisien dibutuhkan media pembelajaran.  Adapun media pembelajaran yang tepat digunakan siswa tanpa ada batas ruang dan waktu yaitu media internet. Dengan penggunaan internet dalam dunia pendidikan ini. Semua orang sudah sangat mudah mamperoleh informasi. Kapanpun kita dapat membuka internet dan mencari apapun informasi yang kita butuhkan. Dimanapun kita berada kita bisa mendapatkan informasi dari tempat manapun. Termasuk juga kita bisa memberikan informasi kepada semua orang dimanapun mereka berada. Adapun contohnya adalah guru memberikan tugas melalui email dan menyuruh siswa mengirimkan tugasnya lewat emai.Hal ini menandakan bahwa pembelajaran bisa dilakukan kapanpun dimanapun dengan pemanfaatan media teknologi dalam hal ini internet.
Berikut pemaparannya:
Pemanfaatan Teknologi Informasi Sebagai Media Pembelajaran
            Hakikat dari proses belajar mengajar adalah proses komunikasi yaitu penyampaian informasi dari sumber informasi melalui media tertentu kepada penerima informasi. Berdasarkan hal tersebut, salah satu faktor kegagalan pembelajaran adalah adanya berbagai jenis hambatan dalan proses komunikasi antara siswa dan guru. Berbagai hambatan ini dapat berupa hambatan fisiologis, psikologis, kultural dan lingkungan (khoe, 2000 : 117). Keempat jenis hambatan itu, baik yang berasal dari guru maupun siswa, membuat komunikasi belajar mengajar tidak berjalan secara efektif dan efisien.
Salah satu cara untuk mengatasi hal ini adalah dengan penggunaan media pembelajaran, termasuk diantaranya teknologi informasi. Pemanfaatan teknologi informasi sebagai media pembelajaran dapat melalui pemanfaatan internet dalam          e-learning maupun penggunaan komputer sebagai media interaktif. Diharapkan dengan pemanfaatan media ini dapat merangsang pikiran, perasaan, minat, serta perhatian siswa sedemikan rupa sehingga proses pembelajaran dapat terjadi. Para peneliti menemukan bahwa ada berbagai cara siswa dalam memproses informasi yang bersifat unik. Sebagian lebih mudah memproses informasi visual, sebain lain lebih mudah kalau ada suara (auditorial), dan sebagian lain akan memahami dengan mudah atau lebih baik jika melakukannya dengan sentuhan/praktek (kinestetik).
 (Bobbi DePorter&Mike Hernacki : 1992). Efektifitas belajar sangat dipengaruhi gaya belajar dan bagaimana cara belajar belajar. Bobbi DePorter (1999) mengatakan 10% informasi diserap dari apa yang kita baca, 20% dari apa yang kita dengar, 30% dari apa yang kita lihat,50% dari apa yang kita lihat dan dengar, 70% dari apa yang kita katakan, 90% dari apa yang kita katakan dan lakukan.
Sesuai dengan hal-hal tersebut di atas komputer memenuhi persyaratan-persyaratan sebagai media karena terkait dengan atau adanya kemampuan yang terkait dengan:
(1)     video,(2) audio, (3) teks, (4) grafik dan (5) animasi seperti yang dikemukan para peneliti di atas.


Minggu,17 februari 2013
Pukul :09.00